Kamasan, Klungkung – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung melaksanakan kegiatan pemberdayaan perempuan melalui pelatihan pemasangan sanggul yang bertempat di Desa Kamasan, Kabupaten Klungkung. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ibu Bupati Klungkung, Ny. Eva Satria.
Pelatihan pemasangan sanggul merupakan salah satu bentuk kegiatan pemberdayaan perempuan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kemandirian perempuan di masyarakat. Melalui pelatihan ini, peserta mendapatkan pengetahuan dan praktik mengenai teknik pemasangan sanggul yang baik dan sesuai dengan tata rias tradisional Bali.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta mengikuti pelatihan secara langsung dengan penuh antusias. Selain memperoleh keterampilan baru, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi perempuan untuk saling berbagi pengalaman serta mengembangkan potensi yang dimiliki.
Kehadiran Ny. Eva Satria memberikan motivasi dan semangat kepada para peserta. Dalam kesempatan tersebut, beliau mendorong agar kegiatan pemberdayaan perempuan terus dikembangkan sehingga perempuan di Kabupaten Klungkung memiliki keterampilan yang dapat mendukung kemandirian dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Pemberdayaan perempuan melalui peningkatan keterampilan seperti pelatihan pemasangan sanggul juga memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi keterampilan produktif. Dengan kemampuan yang dimiliki, peserta dapat mengembangkan jasa tata rias atau keterampilan lainnya yang dapat memberikan nilai ekonomi bagi keluarga.
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Klungkung berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program pemberdayaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian perempuan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak perempuan di Kabupaten Klungkung yang memiliki keterampilan, percaya diri, mandiri, serta mampu berperan aktif dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan keluarga.
Pemberdayaan perempuan, meningkatkan keterampilan, memperkuat kemandirian, dan mewujudkan keluarga yang lebih sejahtera.


